Senin, 15 Juni 2015



Ekonomi Manajerial
Analisis Bisnis Tas CV. Prilly
Diajukan untuk memenuhi tugas dari Dr. H. Horas Djulius, SE

Program Studi Ekonomi Pembangunan
Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan

Oleh:
Yunanda Suciana Ramadhan                               124030045
                  Annisa Anindia Cahya Kamila                            124030051
Elverda Kamara Dimyati                          124030063

logo_unpas.jpg


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2015


KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur pada Allah SWT yang telah memberikan Rahmat begitu besar pada kita semua, sehingga Alhamdulillah, tugas Ekonomi Manajerial dapat terselesaikan dengan baik.
            Tugas ini berisikan tentang Deskripsi Analisis Fashion sebagai pegangan mahasiswa, sehingga mahasiswa bisa menguasai materi. Uraian tugas ini mendorong mahasiswa untuk tidak terfokus pada satu sumber saja, tetapi harus lebih proaktif mencari berbagai sumber yang relevan dan mudah dipahami untuk mengaplikasikannya dengan program pembelajaran.
            Akhir kata tidak ada karya manusia yang sempurna selain dari karya-Nya. Demikian pula dengan tugas ini masih jauh dari apa yang kita harapkan bersama. Oleh karena itu segala kritik dan saran demi kebaikan bersama sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi atau revisi dari tugas ini.




Penyusun








ANALISIS MIKRO

I.                   Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan ialah suatu proses dalam kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dan meminimalkan biaya perusahaan serta pengelolaan keuangan suatu badan usaha atau organisasi untuk mencapai tujuan keuangan yang telah ditetapkan oleh manajemen keuangan suatu perusahaan tersebut. Adapun Manajemen Keuangan dari CV. Prilly berikut :

·         Funding
Pinjaman dari Bank dan owner memiliki usaha lain yaitu properti dan mendapatkan laba, sehingga modal awal dari dua sumber tersebut.

·         Investasi
Investasi Diperghunakan kalau untuk harta dalam bentuk bangunan dan kendaraan.



II.                Manajemen SDM
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalahpada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapatmenunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuanuntuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untukditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.



Manajemen SDM CV. Prilly sebagai berikut:
·         Rekruitmen
Rekruitmen dilakukan dengan cara menempelkan selebaran disekitar lingkungan. Biasanya untuk bagian operasional, seperti jahit dan potong kain. Tetapi lebih banyak dibagian jahit kain.

·         Seleksi
Calon karyawan datang ke kantor pusat perusahaan kemudian diinterview terlebih dahulu dan dilihat statusnya apa, bagaimana kehidupannya, dan pendidikannya. Tetapi karena biasanya untuk operasional pendidikan tidak begitu dilihat yang penting mempunyai keahlian menjahit. Dan perempuan yang datang biasanya ditempatkan dibagian packing dan membersihkan benang-benang sehabis produksi.

·         Upgrading
Tidak ada pelatihan resmi untuk semua karyawan, tetapi apabila ada pembaruan tata cara pembuatan tas sebelumnya selalu diadakan pelatihan terlebih dahulu.

·         Karir
Tidak seperti perusahaan besar lainnya yang adanya kenaikan jabatan. Tetapi apabila sudah dipercaya diperbolehkan membuka makloon.


III.             Manajemen Operasi
Manajemen Operasi adalah usaha pengelolaan secara optimal penggunan faktor produksi diantaranya tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan faktor produksi lainnya dalam proses tranformasi menjadi berbagai produk barang dan jasa. Manajemen Operasi dari CV. Prilly berikut :




·         Ordering
Sistemnya, perusahaan memperlihatkan contoh barang ke pelanggan. Apabila pelanggan berminat atau setuju dibuat PO yaitu meliputi, banyaknya barang yang diproduksi dan perjanjian lamanya waktu produksi. Karena tidak sedikit memproduksi barang tersebut, bahkan bisa sampai ribuan barang untuk 1 PO. Dari PO diproduksi barang-barangnya dan biasanya kerjasama dengan pihak-pihak lain, misalkan apabila perlu sablon, ada tukang sablon langganan. Apabila banyak pemesanan makan dimakloon ke anak-anak perusahaan. Orderan biasanya banyak dari Surabaya, Subang, dan Bandung.

·         Biaya produksi
Tidak beda jauh, sama seperti yang lain. Ada perhitungan untuk biaya utama, seperti kain, resleting, kancing, dan lain-lain. Biaya lain-lain seperti listrik, kirim barang (distribusi), dan gaji pegawai.

IV. Manajemen Pemasaran
·         Segmentasi
Pendidikan, Jenis Kelamin, Pendapatan, Usia

·         Targeting
Pada orang yang berpendidikan dari SD sampai kuliah, berjenis kelamin wanita, dengan rata-rata pendapatan Rp. 2.500.000/bulan, dan berusia dari 6-25 tahun.

·         Positioning
Dengan menitipkan produk tas tersebut di toko perlengkapan wanita yang ada di mall mall Bandung, sehingga produk tersebut mudah dicari dan didapat. Selain itu, mall juga tempat yang bisa dikunjungi oleh semua kalangan usia.




ANALISIS MESSO
            Analisis messo dapat terlihat dari dua sisi, yaitu:
-          Dilihat dari sisi demand:
1.      Income (pendapatan), pendapatan yang didapatkan merupakan hasil dari penjualan tas Prilly itu sendiri. Kebanyakan hasil yang diperoleh dari penjualan tas yang dititipkan pada toko khusus perlengkapan wanita yang terdapat di beberapa mall seperti Naughty, dan Heartwarmer. Produk tas ini banyak dibeli oleh para pelajar wanita.

2.      Other Price (harga produk lain), tentunya ada banyak juga produsen tas dengan berbagai produknya dengan menawarkan harga yang berbagai macam pula. Harga produk lain lumayan berpengaruh pada produk tas Prilly. Karena yang menjadi konsumen kebanyakan adalah para pelajar, maka mereka akan membandingkan harga mana yang lebih ekonomis. Tapi walaupun demikian hal tersebut hanya menjadi suatu tolak ukur. Untuk penetapan harga tetap dilihat dari kualitasnya.

3.      Taste (selera), setelah dilakukan analisis terhadap konsumen maka didapat hasil bahwa kebanyakan dari  konsumen lebih mendahulukan melihat model dan motif dari tas. Mereka lebih menyukai tas yang lucu dengan berbagai motif sesuai dengan trend. Dan produksi tas Prilly berkembang terus mengikuti selera konsumen.

4.      Population (populasi), produk ini dititipkan ke berbagai toko di mall – mall Bandung.  Konsumen bisa dari berbagai daerah. Selain itu ada juga permintaan dari berbagai daerah seperti Subang dan Surabaya.

-          Dilihat dari sisi supply:
Selain menggunakan sistem PO (Pre Order) produk tas Prilly juga melakukan penawaran dengan menitipkan ke berbagai toko di mall mall Bandung.


ANALISIS MAKRO

-          Dilihat dari segi industry:
Prilly merupakan industri manufaktur yang mengubah bahan setengah jadi menjadi jadi. Tepatnya membuat tas.  Usaha ini termasuk kedalam usaha menengah. Karena kita bisa melihat terdapatnya berbagai tempat yang kita bisa jumpai untuk mendapatkan produk tersebut.

-          Dilihat dari segi regional:
Produksi tas Prilly berada di daerah Pajajaran yaitu tepatnya di JL Maleber. Namun untuk pemasarannya itu sendiri dititipkan pada toko toko perlengkapan wanita yang ada di mall mall Bandung. Jadi cangkupannya juga cukup luas. Selain itu ada juga pengiriman barang untuk ke luar kota seperti ke Surabaya dan Subang.

ANALISIS KEBERLANJUTAN

Peluang bisnis tas merupakan suatu bisnis yang memiliki peluang keberlanjutannya. Pada bisnis ini yang diutamakan adalah dengan terus berinovasi dan mempertahankan ciri khas. Karena tas itu sendiri merupakan suatu kebutuhan terutama untuk setiap pelajar